Banjir Dukungan dan Apresiasi dari Masyarakat: Pemutihan Pengambilan Ijazah Gratis untuk Alumni SMK & SMA Angkatan 2000-dst di Wilayah Kabupaten Jember

Kabarjatim.net – Langkah revolusioner dalam pendidikan di Kabupaten Jember mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat, setelah Bapak Sugeng Trianto, S.SOS, M.M, selaku Kacabdin Wilayah Jember, memimpin upaya pemutihan pengambilan ijazah gratis bagi alumni SMK dan SMA angkatan 2000-dst. Dukungan tidak hanya datang dari berbagai pihak, tetapi juga mendapat apresiasi tinggi.

Sugeng Trianto, dalam pernyataannya, mengonfirmasi larangan penahanan ijazah dan menyatakan kebijakan pengambilan ijazah gratis untuk semua alumni SMK dan SMA angkatan 2000-dst. Keputusan ini memicu gelombang apresiasi dari masyarakat serta pihak terkait dalam dunia pendidikan.

Salah satu pihak yang memberikan dukungan adalah Muwafik, M.Pd, seorang Dosen di UIN Khas Jember. Menurutnya, program ini merupakan terobosan luar biasa yang merupakan bagian dari pelayanan prima kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa hak siswa setelah lulus wajib dapat ijazah, dan program ini menjadi solusi efektif untuk mencapai hal tersebut.

Menurut  Agus Muttaqin, M.H., Ombudsman Jatim, program ini merupakan program yang patut diajdikan referensi oleh Dinas Pendidikan. “Langkah Kacabdin Wil Jember dalam program pengambilan ijasah / tanpa menahan Ijasah SMA SMK PKPLK merupakan program yang perlu di contoh dan dapat dijadikan rujukan Dinas Pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Dr. Zaki Emyus Wakil Rektor 3 UNIPAR Jember juga memberikan ucapan selamat dan sukses atas program pembebasan pengambilan ijazah tanpa syarat. Menurutnya, program ini sangat dinantikan oleh siswa-siswi, dan ia berterima kasih kepada Kacabdin Wilayah Jember, khususnya Bapak Sugeng Trianto, S.SOS, M.M. Ia berharap program ini terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Jember.

Komisioner KPU Kabupaten Jember, Hanafi, menyatakan bahwa pembebasan pengambilan ijazah tanpa syarat merupakan program dan terobosan yang perlu diapresiasi bersama. Program ini tidak hanya mencerminkan kinerja baik Bapak Kacab, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan bagi masyarakat Jember. Hanafi menyoroti masalah administrasi yang menyulitkan siswa-siswi untuk mendapatkan ijazah, dan dengan adanya program ini, mereka dapat melanjutkan ke depan dengan lebih baik. “Program ini bagian dari kinerja baik Bapak Kacab dan pelayanan bagi masyarakat Jember. Alhamdulillah dengan adanya program ini, siswa-siswi dapat mendapatkan ijazah tanpa syarat dan melanjutkan ke depan dengan lebih baik,” ujar Hanafi.

Wagino, salah seorang wali murid, menyampaikan rasa senangnya atas himbauan dari Kacabdin Jember. Ia menyebut bahwa anak mereka dapat dengan senang hati mengambil ijazah di SMK untuk melamar pekerjaan. Wagino mengucapkan terima kasih kepada Kacabdin atas inisiatif ini. “Terima kasih Pak Kacabdin,” ucapnya.

Baijuri, Ketua Korcab PMII Jatim, menyatakan bahwa ini merupakan terobosan luar biasa dan pelayanan prima kepada masyarakat di Jember dan Lumajang. “Hak siswa untuk mendapatkan ijazah pasca lulus dari SMA dan SMK PKPLK membuka peluang untuk bekerja dan melanjutkan kuliah. Luar biasa Cabdin Wil Jember,” kata Baijuri.

Ardi Pujo Prabowo, Anggota DPRD Jember, menambahkan bahwa siswa dan orang tua yang selama ini belum mampu mengambil ijazah sangat senang dengan adanya program dari Kacabdin Wilayah Jember. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

Langkah progresif ini menciptakan gelombang dukungan dan apresiasi tinggi dari berbagai pihak, menandai perubahan signifikan dalam upaya pendidikan di Kabupaten Jember. Program pemutihan pengambilan ijazah gratis ini diharapkan menjadi contoh inspiratif untuk wilayah-wilayah lainnya.

Tinggalkan Balasan