Indonesia Raih Posisi Menonjol dalam Ekonomi Islam Global Menurut SGIE Report 2022


Sebuah tonggak bersejarah terjadi dalam arena ekonomi Islam global, yang ditandai oleh penunjukan “State of the Global Islamic Economy” (SGIE) sebagai inisiatif pionir yang memberikan gambaran menyeluruh tentang perkembangan ekonomi Islam. SGIE, bukanlah entitas independen, melainkan sebuah kerangka kerja yang digerakkan oleh Dubai Islamic Economy Development Centre (DIEDC), lembaga yang dirintis oleh Pemerintah Dubai pada tahun 2013.

Pencapaian signifikan ini menggambarkan komitmen Pemerintah Dubai dalam mengembangkan sektor ekonomi Islam dan memperkenalkan Dubai sebagai pusat ekonomi Islam global. SGIE, yang muncul setelah berdirinya DIEDC, bukan sekadar sebuah inisiatif lokal, melainkan sebuah alat penting yang memetakan dan menganalisis dinamika perkembangan ekonomi Islam di seluruh dunia.

Pada SGIE Report 2022, Indonesia mencapai pencapaian luar biasa dengan produk makanan halalnya menempati peringkat kedua di dunia. Ini merupakan bukti konkret keunggulan Indonesia dalam memproduksi makanan dan minuman yang mematuhi prinsip-prinsip halal dalam Islam. Prestasi ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah dan industri makanan halal Indonesia untuk memajukan sektor ekonomi halal.

Selain sektor makanan, Indonesia juga menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam inovasi di berbagai aspek ekonomi syariah, sebagaimana terungkap dalam SGIE Report 2022. Semua pencapaian ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Islam global, dan Indonesia berpotensi menjadi pemimpin utama dalam sektor ini. Melalui SGIE, pelibatan aktif berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan, pemerintah, dan organisasi ekonomi, telah membentuk landasan yang kuat untuk pengembangan dan penilaian ekonomi Islam di tingkat global.

Tinggalkan Balasan