Prestasi Santri Pesantren SHOFA MARWA: Raih 2 Medali Emas dan 2 Medali Perunggu dalam Kejuaraan Martial Art Championship

Prestasi Santri Pesantren SHOFA MARWA: Raih 2 Medali Emas dan 2 Medali Perunggu dalam Kejuaraan Martial Art Championship

Kabarjatim.netSetelah perjalanan gemilang pesantren tersebut sejak pendiriannya pada tahun 2014, Pesantren SHOFA MARWA kembali membuat kejutan dengan meraih prestasi membanggakan dalam ajang Martial Art Championship 2023, di mana para santri berhasil mengumpulkan 2 medali emas dan 2 medali perunggu dalam kompetisi seni beladiri silat yang diadakan.

Pesantren yang terletak di Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember ini, selama kurang dari satu dekade telah menjadi salah satu lembaga pendidikan yang dikenal tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga memberikan perhatian besar pada pengembangan potensi di berbagai bidang.

Kiai Profesor Abd Halim Soebahar, pendiri pesantren ini, memiliki visi yang kuat untuk menjadikan pendidikan di pesantren ini berimbang antara pengetahuan teoritis dan praktek. Inilah yang mendasari diversifikasi program pendidikan, termasuk pendirian sekolah formal seperti SMP dan SMK.

Kontroversi Kenaikan Kelas Siswa SMAN dan SMKN Banyuwangi: Cabdin Banyuwangi Ngapain Aja?

Salah satu langkah inovatif yang diambil oleh pesantren ini adalah memperkenalkan ekstrakurikuler pencak silat, yang menjadi daya tarik bagi para santri dan santriwati.

Keputusan ini diambil setelah hasil musyawarah yayasan Pesantren SHOFA MARWA, dengan dukungan penuh dari Kiai Halim dan Nyai Hamdanah.

Kedua tokoh ini melihat bahwa pelatihan seni beladiri bukan hanya sekadar kegiatan fisik semata, melainkan juga membentuk karakter, disiplin, dan semangat juang yang kokoh dalam diri santri. Oleh karena itu, pesantren ini memilih Perisai Diri sebagai aliran pencak silat yang diajarkan kepada para santri.

Perisai Diri sendiri telah memiliki reputasi tinggi dalam dunia beladiri Indonesia. Organisasi ini merupakan bagian dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang diakui oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Waspadai Bahaya! Mengganti Rangka Motor Bisa Berujung Pidana

Prestasi Perisai Diri dalam sejarah pencak silat Indonesia menjadikannya sebagai salah satu perguruan silat historis yang turut berperan dalam pembentukan IPSI.

Ekstrakurikuler pencak silat ini baru dimulai pada Juni 2022, namun dalam waktu singkat, santri Pesantren SHOFA MARWA telah mengukir prestasi gemilang.

Atlet olimpiade Muhammad Naafi’ dan Rosyta Dwi Untika Putri yang bertindak sebagai pelatih berhasil membawa nama baik pesantren dengan meraih medali di berbagai ajang kompetisi.

Para santri yang tertarik untuk mengikuti ekstrakurikuler pencak silat ini menjalani latihan intensif tiga kali seminggu pada hari Selasa, Kamis, dan Minggu.

Mahasiswa Unej KKN Kelompok 183 Melakukan Pendampingan Pembudidayaan Maggot di Desa Klanting

Bagi para atlet yang sedang mempersiapkan diri untuk ajang olimpiade, latihan dilaksanakan setiap sore.

Dengan tambahan prestasi ini, Pesantren SHOFA MARWA semakin kokoh dalam menjunjung tinggi pendidikan dan pembinaan karakter.

Semangat untuk terus mengedepankan keseimbangan antara ilmu agama dan keterampilan lainnya terus mewarnai perjalanan pesantren ini.

Semoga prestasi di bidang seni beladiri ini dapat menjadi inspirasi dan semangat bagi pesantren lainnya di Indonesia.***

2 tanggapan pada “Prestasi Santri Pesantren SHOFA MARWA: Raih 2 Medali Emas dan 2 Medali Perunggu dalam Kejuaraan Martial Art Championship”

  1. Pingback: Tugu Perguruan Silat Simbol Identitas, Persaudaraan, dan Warisan Budaya Agung - Kabar Jatim

Tinggalkan Balasan