Ketua PMII Rayon FKIP Unej Ajak Kader Putri Jadi Agen Perubahan

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon FKIP Universitas Jember (Unej), Ach Robi Barik Ramdhani, mengajak kader putri untuk menjadi agen perubahan dalam isu-isu keperempuanan dan lingkungan.

Hal ini disampaikan Robi saat pelantikan pengurus PMII Rayon FKIP Unej pada Sabtu (14/1/2024). Dalam kesempatan itu, Robi menyampaikan gagasan besar dalam pemberdayaan kader putri, yaitu “Emansipasi kader putri berbasis ekofeminis”.

“Perempuan ibarat alam semesta dan lingkungan bagi anak-anak dan keluarganya. Jika tidak dirawat dan dilestarikan dengan sebaik-baiknya, maka perempuan akan rusak dan hancur,” kata Robi.

Menurut Robi, perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian alam. Oleh karena itu, PMII Rayon FKIP Unej ingin mendorong kader putri untuk memiliki kesadaran akan pentingnya isu-isu keperempuanan dan lingkungan.

Untuk mewujudkan gagasan tersebut, PMII Rayon FKIP Unej akan menggelar program pemberdayaan kader putri berbasis ekofeminis dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah menumbuhkan pondasi ideologi keperempuanan. Tahap kedua adalah advokasi gerakan dan isu keperempuanan dan lingkungan. Tahap ketiga adalah partisipasi aktif dalam forum perempuan lokal maupun nasional.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kapasitas dan kesadaran kader putri PMII Rayon FKIP Unej dalam isu-isu keperempuanan dan lingkungan,” ujar Robi.

Gagasan Robi tersebut mendapat sambutan positif dari para pengurus PMII Rayon FKIP Unej. Mereka berkomitmen untuk mewujudkan gagasan tersebut dan menjadikan PMII Rayon FKIP Unej sebagai pelopor pemberdayaan kader putri berbasis ekofeminis.

Tinggalkan Balasan